Ice Age — 3 Dubbing Indonesia [exclusive]

Para pengisi suara harus menyelaraskan bibir karakter ( lip sync ) secara manual. Mereka tidak bisa sekadar membaca teks; durasi ucapan harus tepat sama dengan animasi. Misalnya, jika Manny membuka mulut lebar selama 2 detik, kata yang diucapkan harus pas 2 detik. Inilah mengapa aktor seperti Daniar K.H. dan Aming sangat diandalkan—mereka jago dalam timing dan improvisasi .

Ini fakta yang mungkin mengejutkan bagi banyak orang. Karakter harimau macho, cepat, dan "cool" versi asli (Denis Leary) diisi oleh aktris perempuan di Indonesia. Dian Sastrowardoyo berhasil modulasi suaranya menjadi lebih rendah, tegas, dan penuh karisma. Hasilnya tidak terdengar seperti "cewek nyamar jadi harimau," melainkan penggambaran ulang Diego yang lebih elegan dan sarkastik. Banyak kritikus memuji ini sebagai salah satu keputusan dubbing paling berani dan berhasil di Indonesia. Ice Age 3 Dubbing Indonesia

Tantangan terbesar dalam men-dubbing karakter kukang (sloth) bernama adalah mempertahankan gaya bicaranya yang khas—cadel dengan lidah sedikit menjulur. Para pengisi suara (dubber) Indonesia berhasil mengeksekusi ini dengan sangat sempurna! Celetukan Sid saat mengasuh tiga telur dinosaurus tetap terdengar menggemaskan dan sangat natural dalam logat kita. 2. Penerjemahan Lelucon yang "Lokal" Para pengisi suara harus menyelaraskan bibir karakter (

Gift this article